Sang Pendiam
Kau makin terusik
Pada dunia yang berisik
Hiruk pikuk nan gemercik
Dari rancau tawa yang terkikik
Kau pun dapati masalah pelik
Karena kau sang pendiam
Memilih bersama hening malam
Duduk pasrah penuh gumam
Ditemani pikiran runyam
Menafsirkan akhir hari kelam
Kau bukan sang periang
Yang tak ragu teriak lantang
Menerjang ramai pagi petang
Meriuh siapa yang datang
Menyeru siapa yang pulang
Sementara aku sang bisu
Dengan hati terbelenggu
Hanya diam dan terpaku
Sungkan tuk mengganggu
Tak sanggup tuk merayu
Haruskah aku menjelma hening
Haruskah pula menjelma malam
Agar aku tak berpaling
Temani sepimu sang pendiam
(ZF, 2022)

Posting Komentar
Posting Komentar